Sekilas tentang Fotografi
Gunawan Wibisono
Kata photography berasal dari kata photo yang berarti cahaya dan graph yang berarti gambar. Jadi photography bisa diartikan menggambar/melukis dengan cahaya.
Jenis-jenis kamera
Kamera film, sekarang juga disebut dengan kamera analog oleh beberapa orang.
Format film
Sebelum kita melangkah ke jenis-jenis kamera film ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu berbagai macam format/ukuran film.
1. APS, Advanced Photography System. Format kecil dengan ukuran film 16x24mm, dikemas dalam cartridge. Meski format ini tergolong baru, namun tidak populer. Toko yang menjual film jenis ini susah dicari di Indonesia.
2. Format 135. Dikenal juga dengan film 35mm. Mempunyai ukuran 24x36mm, dikemas dalam bentuk cartridge berisi 20 atau 36 frame. Format ini adalah format yang paling populer, banyak kita temui di sekitar kita.
3. Medium format
4. Large format
Jenis Film
1. Film B/W, film negatif hitam putih.
2. Film negatif warna. Paling populer, sering kita pakai.
3. Film positif, biasa juga disebut slide. Lebih mahal dan rawan overexposure. Meski demikian warna-warna yang dihasilkan lebih bagus karena dapat menangkap rentang kontras yang lebih luas.
Jenis-jenis kamera
1. Pocket/compact. Kamera saku. Populer bagi orang awam, sederhana dan mudah dioperasikan. Menggunakan film format 35mm.
2. Rangefinder. Kamera pencari jarak. Kecil, sekilas mirip dengan kamera saku. Bedanya, kamera ini mempunyai mekanisme fokusing (karenanya disebut rangefinder). Umumnya menggunakan film format 35mm.
3. SLR, Single Lens Reflex. Kamera refleks lensa tunggal. Populer di kalangan profesional, amatir dan hobiis. Umumnya mempunyai lensa yang dapat diganti. Menggunakan film format 35mm. Disebut juga kamera sistem.
4. TLR, Twin Lens Reflex. Kamera refleks lensa ganda. Biasanya menggunakan format medium.
5. Viewfinder. Biasanya menggunakan format medium.
Kamera manual dan kamera otomatis. Kamera-kamera SLR terbaru umumnya sudah dilengkapi sistem autofokus dan autoexposure namun masih dapat dioperasikan secara manual.
Kamera digital. Menggunakan sensor digital sebagai pengganti film.
1. Consumer. Kamera saku, murah, mudah pemakaiannya. Lensa tak dapat diganti. Sebagian besar hanya punya mode full-otomatis. Just point and shoot. Beberapa, seperti Canon seri A, memiliki mode manual.
2. Prosumer. Kamera SLR-like, harga menengah. Lensa tak dapat diganti. Shooting Mode manual dan auto.
3. DSLR. Digital SLR.
Lensa, mata dari kamera, secara umum menentukan kualitas foto yang dihasilkan lensa memiliki 2 properties penting yaitu panjang fokal dan aperture maksimum.
Field of View (FOV) tiap lensa memiliki FOV yang lebarnya tergantung dari panjang fokalnya dan luas film/sensor yang digunakan.
Field of View Crop, sering disebut secara salah kaprah dengan focal length multiplier. Hampir semua kamera digital memiliki ukuran sensor yang lebih kecil daripada film 35mm, maka pada field of view kamera digital lebih kecil dari pada kamera 35mm. Misal lensa 50 mm pada Nikon D70 memiliki FOV yang sama dengan lensa 75mm pada kamera film 35mm (FOV crop factor 1.5x)
Jenis-jenis Lensa
a. berdasarkan prime-vario
1. Fixed focal/Prime, memiliki panjang fokal tetap, misal Fujinon 35mm F/3.5 memiliki panjang fokal 35 mm. Lensa prime kurang fleksibel, namun kualitasnya lebih tinggi daripada lensa zoom pada harga yang sama.
2. Zoom/Vario, memiliki panjang fokal yang dapat diubah, misal Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 memiliki panjang fokal yang dapat diubah dari 18 mm sampai 55 mm. Fleksibel karena panjang fokalnya yang dapat diatur.
b. berdasarkan panjang focal
1. Wide, lensa dengan FOV lebar, panjang fokal 35 mm atau kurang. Biasanya digunakan untuk memotret pemandangan dan gedung.
2. Normal, panjang fokal sekitar 50 mm. Lensa serbaguna, cepat dan harganya murah.
3. Tele, lensa dengan FOV sempit, panjang fokal 70mm atau lebih. Untuk memotret dari jarak jauh.
c. berdasarkan aperture maksimumnya.
1. Cepat, memiliki aperture maksimum yang lebar.
2. Lambat, memiliki aperture maksimum sempit.
d. lensa-lensa khusus
1. Lensa Makro, digunakan untuk memotret dari jarak dekat
2. Lensa Tilt and Shift, bisa dibengkokan.
Ketentuan lensa lebar/tele (berdasarkan panjang focal) di atas berlaku untuk kamera film 35mm. Lensa Nikkor 50 mm menjadi lensa normal pada kamera film 35mm, tapi menjadi lensa tele jika digunakan pada kamera digital Nikon D70. Pada Nikon D70 FOV Nikkor 50 mm setara dengan FOV lensa 75 mm pada kamera film 35mm.
Peralatan bantu lain
Tripod, diperlukan untuk pemotretan dengan kecepatan lambat. Pada kecepatan lambat, menghindari goyangan kamera jika dipegang dengan tangan (handheld). Secara umum kecepatan minimal handhel adalah 1/focal.
Membawa tripod saat hunting bisa merepotkan. Untuk keperluan hunting biasanya tripod yang dibawa adalah tripod yang ringan dan kecil.
Monopod, mirip tripod, kaki satu. Lebih mudah dibawa. Hanya dapat menghilangkan goyangan vertikal saja.
Flash/blitz/lampu kilat, untuk menerangai obyek dalam kondisi gelap.
Filter, untuk menyaring cahaya yang masuk. Ada banyak jenisnya.
UV, menyaring cahaya UV agar tidak terjadi hazy pada foto2 landscape, sering digunakan untuk melindungi lensa dari debu.
PL/CPL (Polarizer/Circular Polarizar) untuk mengurangi bayangan pada permukaan non logam. Bisa juga untuk menambah kontras langit.
Exposure, jumlah cahaya yang masuk ke kamera, tergantung dari aperture dan kecepatan.
Aperture/diafragma. Makin besar aperture makin banyak cahaya yang masuk. Aperture dinyatakan dengan angka angka antara lain sebagai berikut: f/1,4 f/2 f/3,5 f/5.6 f/8. semakin besar angkanya (f number), aperture makin kecil aperturenya.
Shutter speed/kecepatan rana. Makin cepat, makin sedikit cahaya yang masuk.
ISO, menyatakan sensitivitas sensor/film. Makin tinggi ISOnya maka jumlah cahaya yang dibutuhkan makin sedikit. Film ISO 100 memerlukan jumlah cahaya 2 kali film ISO 200.
Contoh: kombinasi diafragma f/5.6 kec. 1/500 pada ISO 100 setara dengan diafragma f/8 kec 1/500 atau f/5.6 kec. 1/1000 pada ISO 200.
Exposure meter, pengukur cahaya. Hampir tiap kamera modern memiliki pengukur cahaya internal. Selain itu juga tersedia pengukur cahaya eksternal.
Exposure metering (sering disingkat dengan metering saja), metode pengukuran cahaya
1. Average metering, mengukur cahaya rata-rata seluruh frame.
2. Center-weighted average metering, mengukur cahaya rata-rata dengan titik berat bagian tengah.
3. Matrix/Evaluative metering, Mengukur cahaya di berbagai bagian dari frame, untuk kemudian dikalkulasi dengan metode-metode otomatis tertentu.
4. Spot metering, mengukur cahaya hanya pada bagian kecil di tengah frame saja.
Exposure compensation, 18% grey. Exposure meter selalu mengukur cahaya dan menhasilkan pengukuran sehingga terang foto yang dihasilkan berkisar pada 18% grey. Jadi kalau kita membidik sebidang kain putih dan menggunakan seting exposure sebagaimana yang ditunjukan oleh meter, maka kain putih tersebut akan menjadi abu-abu dalam foto. Untuk mengatasi hal tersebut kita harus melakukan exposure compensation. Exposure kita tambah sehingga kain menjadi putih.
Under exposured, foto terlalu gelap karena kurang exposure.
Over exposured, foto terlalu terang karena kelebihan exposure
Istilah stop. Naik 1 stop, artinya exposure dinaikkan menjadi 2 kali. Naik 2 stop, artinya exposure dinaikkan menjadi 4 kali. Turun 1 stop exposure diturunkan menjadi 1/2 kali. Turun 2 stop exposure diturunkan menjadi 1/4 kali.
Kenaikan 1 stop pada aperture sebagai berikut: f/22; f/16; f/11; f/8; f/5,6; f/4; f/2,8; f/2. Beda f number tiap stop adalah 0,7 kali (1/2).
Kenaikan 1 stop pada kec. Rana sebagai berikut: 1/2000; 1/1000; 1/500; 1/250; 1/125; 1/60; 1/30; 1/15; 1/8; 1/4; 1/2; 1. Beda speed tiap stop adalah 2 kali.
DOF, Depth of Field, kedalaman medan. DOF adalah daerah tajam di sekitar fokus.
Kedalaman medan dipengaruhi oleh besar aperture, panjang fokal, dan jarak ke obyek.
1. Aperture, semakin besar aperture (f number makin kecil) maka DOF akan makin dangkal/sempit.
2. Panjang fokal (riil), semakin panjang fokal, DOF makin dangkal/sempit.
3. Jarak ke obyek, semakin dekat jarak ke obyek maka DOF makin dangkal/sempit.
Pemilihan DOF
Jika DOF sempit, FG dan BG akan blur. DOF sempit digunakan jika kita ingin mengisolasi/menonjolkan obyek dari lingkungan sekitarnya misalnya pada foto-foto portrait atau foto bunga.
Jika DOF lebar, FG dan BG tampak lebih tajam. DOF lebar digunakan jika kita menginginkan hampir seluruh bagian pada foto nampak tajam, seperti pada foto landscape atau foto jurnalistik.
Shooting mode
Mode auto, mode point and shoot, tinggal bidik dan jepret.
1. Full auto, kamera yang menentukan semua parameter.
2. Portrait, kamera menggunakan aperture terbesar untuk menyempitkan DOF.
3. Landscape, kamera menggunakan aperture terkecil.
4. Nightscene, menggunakan kecepatan lambat dan flash untuk menangkap obyek dan BG sekaligus.
5. Fast shuter speed
6. Slow shutter speed
Creative zone
1. P, program AE. Mirip dengan mode auto dengan kontrol lebih. Dengan mode ini kita bisa mengontrol exposure compensation, ISO, metering mode, Auto/manual fokus, white balance, flash on/off, dan continues shooting.
2. Tv, shutter speed priority AE. Kita menetukan speed, kamera akan menghitung aperture yang tepat.
3. Av, aperture priority AE. Kita menentukan aperture, kamera mengatur speed.
4. M, manual exposure. Kita yang menentukan aperture dan speed secara manual.
Komposisi dan Angle.
Komposisi adalah penempatan obyek dalam frame foto
Angle adalah sudut pemotretan, dari bawah, atas, atau sejajar.
Komposisi dan angle lebih menyangkut ke seni dari fotografi. Faktor selera fotografer sangat besar pengaruhnya.
Kisah Di Balik Desain Sebuah Logo
Kisah Di Balik Desain Sebuah Logo
Kamis, 18 Oktober, 2007 oleh Antonius Frans Setiawan
Logo itu harus mencerminkan banyak hal yang berkaitan dengan institusi yang diwakilinya. Berikut
sedikit trik sederhana mendesain logo yang gampang-gampang susah itu.
Membuat logo perusahaan atau institusi seringkali menjadi satu permasalahan yang cukup pelik,
karena begitu banyak kepentingan dan konten yang harus diwakili dalam desain logo tersebut.
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat kita menentukan desain logo tersebut layak
atau tidak:
* Filosofi, visi dan misi perusahaan atau institusi
* Brand Image yang ingin dibangun
* Brand color
* Bidang usaha corporate dan anak usahanya, bila yang didesain adalah anak usaha.
Setelah ide mengkristal dan mulai ada beberapa desain, step selanjutnya adalah membuat beberapa
contoh desain dengan mode full color, black and white, serta one color. Apabila komposisi warna
menggunakan mode gradasi, ada baiknya dibuat juga mode tanpa gradasi. Tujuannya adalah untuk
melihat tingkat visibility logo saat diletakkan di berbagai tempat dan latar belakang.
Untuk mempermudah pemahaman 4 point tersebut, saya akan mengilustrasikan pada kasus proses
desain logo di bawah ini :
ByteCode FreeSource
Jenis Perusahaan : Jasa layanan pengembangan dan konsultan software berbasis opensource
Filosofi Perusahaan : Berbagi ilmu dengan sesama
Visi dan misi : Mengembangkan software berbasis OpenSource dan komunitas
Corporate Color : Hijau dan orange
—————————————————————————————–
Setelah melihat basic data diatas, kita bisa mulai surveyke perusahaan sejenis. Bagaimana mereka
mencitrakan diri mereka ke dalam logo. Setelah usai mensurvey, kita buat beberapa pembeda
berdasar perbedaan filosofi, visi, misi, dan point of view.
Keterangan Logo :
* Anagram dari huruf B dan C
* Lingkaran saling bersambung yang menggambarkan siklus saling berbagi dan saling memberi
* Warna hijau melambangkan kesejukan dan kesuburan
* Warna orange melambangkan semangat
Mengapa Logo itu digunakan dan dipilih ? Karena dari hasil tes warna, logo tersebut bisa nampak
di background apapun.
Mode Full Color tanpa gradasi:
Mode 1 warna (Orange dan Hijau):
Jadi apabila Anda pesan logo kepada desainer, minta mereka untuk membuat mode full color tanpa
gradasi, mode 1 warna dan mode B/W. Bisa juga anda minta untuk memecah warna dalam mode
CMYK untuk lebih menajamkan penampilan logo anda nantinya.
Kamis, 18 Oktober, 2007 oleh Antonius Frans Setiawan
Logo itu harus mencerminkan banyak hal yang berkaitan dengan institusi yang diwakilinya. Berikut
sedikit trik sederhana mendesain logo yang gampang-gampang susah itu.
Membuat logo perusahaan atau institusi seringkali menjadi satu permasalahan yang cukup pelik,
karena begitu banyak kepentingan dan konten yang harus diwakili dalam desain logo tersebut.
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat kita menentukan desain logo tersebut layak
atau tidak:
* Filosofi, visi dan misi perusahaan atau institusi
* Brand Image yang ingin dibangun
* Brand color
* Bidang usaha corporate dan anak usahanya, bila yang didesain adalah anak usaha.
Setelah ide mengkristal dan mulai ada beberapa desain, step selanjutnya adalah membuat beberapa
contoh desain dengan mode full color, black and white, serta one color. Apabila komposisi warna
menggunakan mode gradasi, ada baiknya dibuat juga mode tanpa gradasi. Tujuannya adalah untuk
melihat tingkat visibility logo saat diletakkan di berbagai tempat dan latar belakang.
Untuk mempermudah pemahaman 4 point tersebut, saya akan mengilustrasikan pada kasus proses
desain logo di bawah ini :
ByteCode FreeSource
Jenis Perusahaan : Jasa layanan pengembangan dan konsultan software berbasis opensource
Filosofi Perusahaan : Berbagi ilmu dengan sesama
Visi dan misi : Mengembangkan software berbasis OpenSource dan komunitas
Corporate Color : Hijau dan orange
—————————————————————————————–
Setelah melihat basic data diatas, kita bisa mulai surveyke perusahaan sejenis. Bagaimana mereka
mencitrakan diri mereka ke dalam logo. Setelah usai mensurvey, kita buat beberapa pembeda
berdasar perbedaan filosofi, visi, misi, dan point of view.
Keterangan Logo :
* Anagram dari huruf B dan C
* Lingkaran saling bersambung yang menggambarkan siklus saling berbagi dan saling memberi
* Warna hijau melambangkan kesejukan dan kesuburan
* Warna orange melambangkan semangat
Mengapa Logo itu digunakan dan dipilih ? Karena dari hasil tes warna, logo tersebut bisa nampak
di background apapun.
Mode Full Color tanpa gradasi:
Mode 1 warna (Orange dan Hijau):
Jadi apabila Anda pesan logo kepada desainer, minta mereka untuk membuat mode full color tanpa
gradasi, mode 1 warna dan mode B/W. Bisa juga anda minta untuk memecah warna dalam mode
CMYK untuk lebih menajamkan penampilan logo anda nantinya.
CARA MENGGUNAKAN GETDATABACK FOR FAT
CARA MENGGUNAKAN GETDATABACK FOR FAT
Pertama adalah menginstal program GetDataBack For FAT . Setelah itu masukan Flashdisk anda dan buka program GetDataBack. Akan muncul tampilan dibawah ini.
Setelah itu klik Next
Tekan OK setelah itu akan muncul tampilan berikut
Karna laptop yang saya pakai menggunakan format NTFS dalam partisinya sehingga yang terlihat hanya FlashDisk saja. Sedangkan Aplikasi yang digunakan merupakan khusus untuk Format FAT (Default FlashDisk). Klik di bagian Removable Drive jika tidak muncul klik tanda panah kebawah samping Logical Drives. Setelah itu Klik Next. Setelah itu akan muncul tampilan dibawah ini.
Tunggu sampai proses selesai hingga tampil :
Setelah pilih data yang ingin ditampilkan. Apakah anda ingin menampilkan semua data atau hanya yang di rekomendasikan saja, Lihat Tanda Panah. Setelah itu Klik Next. Akan muncul tampilan berikut
Setelah anda tinggal cari data-data anda yang ingin penting.Saran saya buka dulu data anda masih bisa pa tidak setelah itu copas kedalam hardisk anda.
Sekian semoga bermanfaat.
Pertama adalah menginstal program GetDataBack For FAT . Setelah itu masukan Flashdisk anda dan buka program GetDataBack. Akan muncul tampilan dibawah ini.
Setelah itu klik Next
Tekan OK setelah itu akan muncul tampilan berikut
Karna laptop yang saya pakai menggunakan format NTFS dalam partisinya sehingga yang terlihat hanya FlashDisk saja. Sedangkan Aplikasi yang digunakan merupakan khusus untuk Format FAT (Default FlashDisk). Klik di bagian Removable Drive jika tidak muncul klik tanda panah kebawah samping Logical Drives. Setelah itu Klik Next. Setelah itu akan muncul tampilan dibawah ini.
Tunggu sampai proses selesai hingga tampil :
Setelah pilih data yang ingin ditampilkan. Apakah anda ingin menampilkan semua data atau hanya yang di rekomendasikan saja, Lihat Tanda Panah. Setelah itu Klik Next. Akan muncul tampilan berikut
Setelah anda tinggal cari data-data anda yang ingin penting.Saran saya buka dulu data anda masih bisa pa tidak setelah itu copas kedalam hardisk anda.
Sekian semoga bermanfaat.
untu download yang support windows 7 disini GET DATA BACK ALL WINDOWS
Dasar-dasar On-Page SEO
Dasar-dasar dari On-Page Search Engine Optimization
Dengan Seomul Evans
Tujuan mengapa pemilik situs terlibat dalam optimasi mesin pencari atau SEO adalah untuk memiliki website mereka di posisi puncak Halaman Hasil Search Engine, atau SERPs. Hal ini dapat dilakukan untuk kata kunci tertentu dan dikelompokkan menjadi dua kategori: on-page dan off-page optimasi. Yang terakhir ini dapat dicapai dengan menciptakan kembali link ke situs web. Link akan membantu Anda meningkatkan reputasi situs Anda dan sangat penting untuk mendarat di halaman pertama di hasil pencarian. Tapi elemen dasar dari optimasi adalah halaman itu sendiri. Optimasi pada halaman merupakan bagian integral dari optimasi mesin pencari karena itu adalah salah satu yang menggambarkan isi website dan menekankan kata kunci utama Anda targetkan.
Dimulai dengan identifikasi kata kunci
Ketika datang ke SEO, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih kata kunci Anda. Anda perlu mencari kata-kata yang ditargetkan atau frasa yang terhubung ke website Anda atau bisnis Anda. Dengan melakukan ini, Anda akan mencapai volume pencarian yang tinggi. Sebagai aturan, Anda perlu mengoptimalkan setiap halaman hanya untuk satu kata kunci karena tujuan utama SEO adalah untuk menyorot kata kunci tertentu dalam rangka untuk relay pesan ke pengunjung Anda dan mesin pencari apa situs Anda menawarkan. Selain dari ini, SEO akan memandu Anda dalam mencapai posisi teratas di hasil pencarian untuk kata kunci Anda. Pada halaman optimasi sebenarnya no-brainer dan pemilik website dapat mencapai posisi hasil pencarian yang mereka inginkan mengingat gerakan yang benar.
Hak cara menggunakan kata kunci
Untuk menjadi sukses dalam optimasi on-halaman mesin pencari, Anda harus menempatkan kata kunci utama di relevan terlihat dan tak terlihat (Meta) elemen halaman. Hal terbaik untuk dilakukan adalah untuk memasukkan informatif, menghibur dan mudah dibaca konten sehingga pengunjung Anda dapat mengetahui apa website Anda adalah semua tentang dan dapat dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan. Kualitas konten Anda juga harus menyebutkan kata kunci Anda setidaknya 2 sampai 4 kali. Setelah Anda telah menulis konten website Anda dengan kata kunci yang Anda targetkan, Anda juga perlu memikirkan sebuah judul halaman yang juga akan berisi kata kunci. Kemudian, tambahkan beberapa tag header (h1, h2, h3, dan seterusnya) untuk paragraf label. Dan terakhir, sangat penting untuk berhati-hati ketika menggunakan kata kunci Anda. Periksa frekuensi kata untuk menghindari penggunaan berlebihan dari kata tersebut. Seperti disebutkan, 2 atau 4 menyebutkan akan cukup.
Melakukan semua ini tidak akan secara otomatis menempatkan Anda pada halaman pertama mesin pencari. Google tertentu seperti halaman yang jelas yang informatif dan mudah dinavigasi. Yang terakhir ini dapat dicapai dengan menu sederhana dari mana Anda dapat mencapai halaman apapun pada website hanya dalam satu atau dua klik.
Tujuan dari optimasi mesin pencari adalah untuk memberitahu semua orang apa website Anda benar-benar tentang. Untuk website terlibat dalam bisnis, mesin pencari optimasi akan membantu mereka mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Jumlah pengunjung website akan sama dengan keberhasilan bisnis mereka. Optimasi adalah cara efektif untuk memperkenalkan produk dan layanan online. Jika Anda benar-benar tertarik untuk melakukan SEO pada bisnis Anda atau website pribadi, maka disarankan bahwa Anda mengikuti teknik yang benar dan praktik dalam optimasi mesin pencari.
Tentang Pengarang: Seomul Evans adalah layanan SEO konsultan yang mengkhususkan diri dalam Search Engine Optimization Dallas organik untuk Perusahaan berbasis Organic SEO.
Sumber: www.isnare.com
Dengan Seomul Evans
Tujuan mengapa pemilik situs terlibat dalam optimasi mesin pencari atau SEO adalah untuk memiliki website mereka di posisi puncak Halaman Hasil Search Engine, atau SERPs. Hal ini dapat dilakukan untuk kata kunci tertentu dan dikelompokkan menjadi dua kategori: on-page dan off-page optimasi. Yang terakhir ini dapat dicapai dengan menciptakan kembali link ke situs web. Link akan membantu Anda meningkatkan reputasi situs Anda dan sangat penting untuk mendarat di halaman pertama di hasil pencarian. Tapi elemen dasar dari optimasi adalah halaman itu sendiri. Optimasi pada halaman merupakan bagian integral dari optimasi mesin pencari karena itu adalah salah satu yang menggambarkan isi website dan menekankan kata kunci utama Anda targetkan.
Dimulai dengan identifikasi kata kunci
Ketika datang ke SEO, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih kata kunci Anda. Anda perlu mencari kata-kata yang ditargetkan atau frasa yang terhubung ke website Anda atau bisnis Anda. Dengan melakukan ini, Anda akan mencapai volume pencarian yang tinggi. Sebagai aturan, Anda perlu mengoptimalkan setiap halaman hanya untuk satu kata kunci karena tujuan utama SEO adalah untuk menyorot kata kunci tertentu dalam rangka untuk relay pesan ke pengunjung Anda dan mesin pencari apa situs Anda menawarkan. Selain dari ini, SEO akan memandu Anda dalam mencapai posisi teratas di hasil pencarian untuk kata kunci Anda. Pada halaman optimasi sebenarnya no-brainer dan pemilik website dapat mencapai posisi hasil pencarian yang mereka inginkan mengingat gerakan yang benar.
Hak cara menggunakan kata kunci
Untuk menjadi sukses dalam optimasi on-halaman mesin pencari, Anda harus menempatkan kata kunci utama di relevan terlihat dan tak terlihat (Meta) elemen halaman. Hal terbaik untuk dilakukan adalah untuk memasukkan informatif, menghibur dan mudah dibaca konten sehingga pengunjung Anda dapat mengetahui apa website Anda adalah semua tentang dan dapat dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan. Kualitas konten Anda juga harus menyebutkan kata kunci Anda setidaknya 2 sampai 4 kali. Setelah Anda telah menulis konten website Anda dengan kata kunci yang Anda targetkan, Anda juga perlu memikirkan sebuah judul halaman yang juga akan berisi kata kunci. Kemudian, tambahkan beberapa tag header (h1, h2, h3, dan seterusnya) untuk paragraf label. Dan terakhir, sangat penting untuk berhati-hati ketika menggunakan kata kunci Anda. Periksa frekuensi kata untuk menghindari penggunaan berlebihan dari kata tersebut. Seperti disebutkan, 2 atau 4 menyebutkan akan cukup.
Melakukan semua ini tidak akan secara otomatis menempatkan Anda pada halaman pertama mesin pencari. Google tertentu seperti halaman yang jelas yang informatif dan mudah dinavigasi. Yang terakhir ini dapat dicapai dengan menu sederhana dari mana Anda dapat mencapai halaman apapun pada website hanya dalam satu atau dua klik.
Tujuan dari optimasi mesin pencari adalah untuk memberitahu semua orang apa website Anda benar-benar tentang. Untuk website terlibat dalam bisnis, mesin pencari optimasi akan membantu mereka mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Jumlah pengunjung website akan sama dengan keberhasilan bisnis mereka. Optimasi adalah cara efektif untuk memperkenalkan produk dan layanan online. Jika Anda benar-benar tertarik untuk melakukan SEO pada bisnis Anda atau website pribadi, maka disarankan bahwa Anda mengikuti teknik yang benar dan praktik dalam optimasi mesin pencari.
Tentang Pengarang: Seomul Evans adalah layanan SEO konsultan yang mengkhususkan diri dalam Search Engine Optimization Dallas organik untuk Perusahaan berbasis Organic SEO.
Sumber: www.isnare.com
Cara Selamatkan Data Flashdisk dari virus Shortcut
Selamatkan Data Flasdisk dari virus Shortcut
Dalam beberapah hari ini banyak sekali teman-teman sekantor yang mengeluh gara-gara Folder di dalam Flashdisk berubah menjadi Shortcut yang disebabkan program jahat yang biasa disebut dengan virus. Kalo yang lama efeknya menggandakan diri satu folder satunya lagi shortcut jadi tingal copas foldernya dalam HDD sudah bisa. Berawal dari sebuah dari satu Notebook yang sudah terinfeksi virus menyebar ke beberapa Notebook lain. Virus ini mungkin tidak ada pengaruh sedikitpun pada system kerja Notebook maupun PC tapi pengaruh baru terlihat ketika kita masukan flashdisk yaitu merubah File Folder dalam flashdisk berubah menjadi shortcut. Sehingga kita tidak bisa membuka data dalam Flashdisk. Padahal di dalamnya terdapat data-data penting. Pasti tidak kebayang rasanya kalo data-data tersebut hilang.
Disini saya akan membahas bagaimana carananya menyelamatkan data-data dalam folder yang sudah berubah menjadi shortcut sehingga kita tidak sampai kehilangan banyak data penting yang sangat kita butuhkan dalam pekerjaan.
Pertama kita masukan Flashdisk kita dalam Notebook atau PC yang belum terinfeksi dan sudah terinstal Avira Antivirus Terbaru terserah Avira Free atau Premium, Juga DeepFreeze bila Perlu. Jangan lupa juga untuk mematikan system autoplay. Scan flashdisk dengan Avira Antivirus, tapi harus di ingat jangan membuka flashdisk sebelum proses scan selasai atau jangan buka sama sekali.
Setelah itu yang kita butuhkan adalah sebuah program Recovery yang banyak sekali tersedia di internet. Disini saya menggunakan PenDriveDataDoctorRecovery sebuah program yang di gunakan untuk Rocovery data dalam flashdisk. Atau juga bisa menggunakn GetDataBack forFAT berfungsi untuk Recovery data dalam Drive berformat FAT (Format Default Flashdisk)
SMK : alir proses produksi produk multimedia
Materi Mengilustrasikan Alir Proses Produksi Multimedia
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 1.ppt
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 1 ENGLISH.ppt
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 2.ppt
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 2 ENGLISH.ppt
[ ] memahami alir proses produksi produk multimedia 3.ppt
[ ] memahami alir proses produksi produk multimedia 3 english.ppt
baru Memahami alir proses produksi produk multimedia lengkap
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 1.ppt
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 1 ENGLISH.ppt
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 2.ppt
[ ] Memahami alir proses produksi produk multimedia 2 ENGLISH.ppt
[ ] memahami alir proses produksi produk multimedia 3.ppt
[ ] memahami alir proses produksi produk multimedia 3 english.ppt
baru Memahami alir proses produksi produk multimedia lengkap








